
Robinsar Temui Massa Aksi IMC, Tegaskan Infrastruktur dan BUMD Jadi Prioritas 2026
Share your love
LKI Golkar – Wali Kota Cilegon Robinsar menemui langsung massa aksi Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) yang menggelar refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo di depan Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Senin 23 Februari 2026.
Robinsar keluar dari rumah dinas dan berdialog secara terbuka dengan mahasiswa
Ia mengapresiasi aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah.
“Pertama kami ucapkan terima kasih atas aksi mahasiswa hari ini. Ini tentunya bentuk rasa cinta teman-teman mahasiswa untuk terus mengingatkan,” ujar Robinsar di hadapan massa aksi.
Menanggapi sorotan mahasiswa terkait infrastruktur, Robinsar mengakui pada tahun pertama kepemimpinannya terdapat dinamika fiskal yang cukup berat, termasuk beban defisit anggaran.
“Kalau di tahun pertama dengan segala dinamika yang ada, dengan beban defisit kemarin, kami bukan mencari alasan karena memang itu sangat berdampak,” jelasnya.
Namun, pada 2026 ini, Pemkot Cilegon menegaskan akan tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan rusak dengan tingkat mobilitas tinggi serta penanggulangan banjir di sejumlah titik rawan.
“Dengan kondisi hari ini di tahun 2026, tetap kami prioritaskan terhadap yang memang sudah rusak dan jalan itu memiliki mobilitas tinggi. Jalan rusak dan penanggulangan banjir jadi prioritas,” tegasnya.
Terkait sorotan mahasiswa terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Robinsar menegaskan semangat pemerintah bukan hanya sekadar perbaikan, tetapi mendorong agar BUMD mampu memberikan keuntungan dan dividen bagi daerah.
“Semangatnya sama, semangat perbaikan. Bahkan bukan hanya perbaikan, tapi bagaimana caranya ke depan bisa profit dan dividen terus kita lakukan,” ujarnya.
Untuk Perumda PCM, Pemkot tengah mengomunikasikan pemanfaatan aset lahan di Warnasari dan menjalin komunikasi dengan Krakatau Steel (KS).
“Alhamdulillah sudah ada titik terang. Tinggal nanti kita bicara proyeksi ke depan pembangunan seperti apa, intinya bertahap,” katanya.
Ia juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan industri di Kota Cilegon yang memiliki aktivitas kepelabuhanan agar turut mendorong peningkatan pasar PCM.
“Saya datang ke Lotte Chemical Indonesia, saya minta membantu PCM. Berarti membantu pemerintah dan masyarakat karena ada dividen,” ungkapnya.
Selain itu, BPR SCM juga didorong untuk fokus pada kredit dengan risiko minim, seperti kredit berbasis honor dan gaji ASN yang mekanismenya dapat dilakukan melalui pemotongan langsung.
Aksi berjalan kondusif hingga selesai, dengan mahasiswa dan wali kota berdialog terbuka mengenai berbagai isu strategis pembangunan Kota Cilegon.



