
Prabowo Bakal Hadiri Pertemuan Perdana BoP, Waka Komisi 1 Sebut Wakili Suara Negara Berkembang
Share your love
LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) menjadi momentum mewakili suara negara-negara berkembang.
Dave Laksono menyebut Indonesia perlu terus menyuarakan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak bangsa Palestina. Menurutnya, partisipasi Prabowo menjadi bentuk kontribusi nyata Indonesia dalam perdamaian dunia.
“Keikutsertaan Indonesia bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dave Laksono di Jakarta, Selasa (17/2/2026)
Politikus Partai Golkar itu pun menanggapi absennya Palestina dalam Dewan Perdamaian. Menurutnya, tiadanya Otoritas Palestina dalam Dewan Perdamaian sekadar bagian proses yang masih berjalan.
Lebih lanjut, Dave Laksono menegaskan forum perdamaian akan lebih bermakna jika membuka ruang semua pihak untuk berdialog secara konstrukitf.
Dave Laksono menilai Dewan Perdamaian dapat menjadi wadah yang menyerap aspirasi perdamaian global, bukan hanya kepentingan segelintir negara.
Kehadiran Prabowo di pertemuan perdana BoP disebutnya menjadi langkah penting yang menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung arsitektur perdamaian global.
Untuk itu, Komisi I DPR akan menjalankan fungsi pengawasan agar partisipasi Indonesia dalam BoP membawa manfaat strategis bagi kepentingan nasional dan perdamaian dunia.


