
Operasi SAR KM Putri Sakinah Dipantau Gubernur NTT, Pencarian Tiga WNA Terus Dilanjutkan
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena turun langsung memantau pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hingga kini masih dinyatakan hilang akibat tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Rabu (31/12).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Melkiades didampingi Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen (Mar) Edy Prakoso, Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, Dandim 1630 Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung, serta Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman.
Gubernur Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT memberikan dukungan penuh terhadap operasi SAR gabungan yang dinilainya telah bekerja secara maksimal di tengah tantangan kondisi alam. Selain personel Basarnas, dukungan juga datang dari Polda NTT yang mengerahkan berbagai peralatan, serta pelibatan kearifan lokal masyarakat setempat.
“Kami melihat langsung kerja keras tim SAR gabungan yang luar biasa. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh. Upaya pencarian terhadap tiga WNA asal Spanyol ini terus dilakukan dan kami berharap mereka segera ditemukan,” ujar Gubernur Melkiades
Selain meninjau lokasi pencarian, Gubernur juga membawa tokoh adat dari Pulau Rinca serta para pemuka lintas agama untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kelancaran dan keberhasilan operasi SAR. Doa bersama tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat tim di lapangan sekaligus memberikan harapan bagi keluarga korban.
“Selain ikhtiar teknis, kami juga mengajak seluruh elemen untuk berdoa. Harapannya, ketiga korban dapat segera ditemukan sehingga memberi kepastian bagi keluarga,” tambahnya.
Melkiades menegaskan bahwa pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh unsur SAR gabungan akan terus berupaya maksimal hingga batas waktu operasi yang ditentukan, demi memenuhi harapan keluarga korban dan masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa hingga hari keenam pencarian, hasil operasi masih nihil. Tim SAR masih memfokuskan pencarian melalui penyelaman di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan analisis arus dan kondisi perairan.
“Upaya pencarian terus kami lakukan dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan alutsista yang tersedia. Meski hingga H-6 belum membuahkan hasil, operasi tetap dilanjutkan sesuai prosedur dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” ujar Fathur Rahman



