
Munafri Turun Langsung Tinjau Jembatan Kaccia
Share your love
LKI Golkar – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons aspirasi masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Menjawab keluhan warga yang telah disampaikan selama bertahun-tahun, Pemkot Makassar memprioritaskan pembangunan Jembatan Kaccia di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turun meninjau kondisi Jembatan Kaccia, Kamis, 5 Januari 2026 di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. Peninjauan ini merupakan respons atas aspirasi warga terkait kondisi jembatan penghubung antara RW 06 dan RW 09 yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan.
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, serta Camat Tamalate, Munafri melihat langsung kondisi jembatan kayu yang telah lapuk dan rawan ambruk. Jembatan tersebut selama ini menjadi akses vital warga, termasuk anak-anak sekolah yang setiap hari melintas menuju SMA Negeri 20 Makassar.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kondisi jembatan ini sudah sangat tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Kaccia telah ditetapkan sebagai prioritas dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026. Anggaran pembangunan jembatan tersebut telah masuk dalam perencanaan pemerintah sejak tahun sebelumnya.
“Ini jembatan yang setiap hari dilalui warga dan anak-anak sekolah. Insya Allah tahun ini segera kita kerjakan,” tambahnya.
Munafri juga menyempatkan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi dan meniti jembatan sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut untuk merasakan langsung kondisi yang dihadapi warga. Peninjauan ini menjadi dasar penetapan pembangunan Jembatan Kaccia sebagai prioritas demi menjamin keselamatan warga sekaligus memperkuat konektivitas wilayah, terutama di kawasan perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Selain jembatan, Munafri turut meninjau kondisi infrastruktur di sekitar lokasi, termasuk ruas jalan, bantaran sungai, serta kebutuhan penerangan jalan umum. Menurutnya, penerangan jalan menjadi faktor penting untuk menunjang aktivitas dan rasa aman masyarakat, khususnya pada malam hari.
“Kita tidak hanya melihat jembatan, tapi juga jalan, bantaran sungai, dan lampu penerangan. Semua ini akan menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, memastikan pembangunan Jembatan Kaccia segera direalisasikan. Ia menyebutkan, pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp1.040.430.000 atau sekitar Rp1,04 miliar.
“Anggaran sudah tersedia. Saat ini kami menyiapkan proses administrasi dan kelengkapan dokumen pengadaan. Paling lambat akhir bulan ini dimasukkan ke ULP,” jelas Zuhaelsi.
Ia menargetkan, jika seluruh tahapan berjalan lancar, pekerjaan fisik pembangunan Jembatan Kaccia akan dimulai pada Maret 2026. Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, konektivitas wilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat Kelurahan Barombong dan sekitarnya.


