
Jalin Silaturahmi di Bulan Suci, DPD Golkar Jayapura Gelar Buka Puasa Bersama Santri di YPKP Sentani
Share your love
LKI Golkar – Suasana kebersamaan mewarnai bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten Jayapura. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Jayapura menggelar acara buka puasa bersama dengan para santri Pondok Pesantren Alkausar yang berlokasi di Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) Sentani, Rabu (18/3/2026) sore.
Mengusung tema “Tebar Kebahagiaan, Silaturahmi Meraih Berkah Ramadhan”, kegiatan yang berlangsung di Masjid Alkausar YPKP Sentani ini menjadi ajang bagi partai berlambang pohon beringin untuk kembali mendekatkan diri dengan komunitas keagamaan serta para sesepuh yang dianggap memiliki ikatan historis dengan partai.
Rombongan pengurus DPD II Golkar Jayapura tiba di lokasi dan disambut hangat oleh pengurus yayasan serta puluhan santri. Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I Bidang OKK DPD II Golkar Jayapura, Bambang Zulhadi yang mewakili Ketua DPD Jansen Monin. Turut mendampingi Sekretaris DPD Nelvis Manobi, serta anggota DPR Kabupaten Jayapura dari Fraksi Golkar, Siska Marwery.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Ketua YPKP Sentani Supriyadi, Ketua MUI Kabupaten Jayapura Mustofa, Ketua PCNU Kabupaten Jayapura Supardi, Ketua ICMI Kabupaten Jayapura Hasan Suratinoyo, Ketua PHBI Ichdar Tolat, Ketua Dewan Pembina YPKP H. Yusuf, Ketua Dewan Pengawas Hj. Rubinem, serta pimpinan pondok pesantren dan takmir masjid setempat.
Dalam sambutannya, Bambang Zulhadi menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan sebuah upaya strategis untuk menghidupkan kembali ikatan emosional dan historis antara Partai Golkar dengan masyarakat, khususnya para pendiri YPKP yang notabene adalah kader-kader senior partai.
“Ini adalah salah satu cara kami menjalin silaturahmi, ikatan persaudaraan, dan kekerabatan. Apalagi YPKP ini memiliki sejarah panjang yang tidak bisa dipisahkan dari Partai Golkar. YPKP pernah dibangun oleh para pendahulu kami, orang-orang Golkar. Misalnya di zaman pemerintahan Pak Harto, yang merupakan pendiri Golkar,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan bahwa cikal bakal YPKP Sentani tidak lepas dari sentuhan para petinggi negara di masa lalu. Hal ini diperkuat dengan penjelasan dari Ketua YPKP bahwa banyak kader Golkar yang turut andil dalam pendirian yayasan tersebut.
“Termasuk beberapa mantan wakil presiden dan menteri yang pernah hadir di sini pada zaman itu, seperti mantan Wapres Sudarmono dan Menteri Penerangan Harmoko. Mereka pernah berkunjung ke sini dan turut membangun landasan yayasan ini melalui Yayasan Darmais. Jadi, secara historis, ikatan ini sangat kuat,” tambahnya.
Bambang Zulhadi juga mengungkapkan bahwa langkah untuk menggelar buka puasa bersama di lingkungan pesantren ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang saat ini dipimpin oleh Bahlil Lahadalia.
“Setelah kami konsolidasi dengan Ketua DPD Jansen Monin, kami memutuskan untuk menggelar buka puasa bersama ini. Ini sesuai arahan DPP, agar kita dapat menjalin komunikasi dan silaturahim kepada para senior dan sesepuh Golkar. Di mana dulu Golkar berpijak dan membangun, di situlah kami harus kembali menjalin komunikasi,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa selama ini mungkin hubungan secara kelembagaan antara partai dengan pengurus YPKP sempat renggang.
“Mungkin secara pribadi kami sering datang, tapi secara kepartaahan, hubungan itulah yang perlu kita jalin kembali dengan pengurus YPKP. Jangan sampai kita hanya tinggal nama, sementara secara politik tidak ada hubungan sama sekali. Padahal, dari pihak yayasan sendiri mereka menunggu,” ungkap Bambang.
Dengan adanya acara buka puasa ini, pihaknya berharap seluruh kader, terutama yang baru bergabung, dapat lebih memahami sejarah panjang Partai Golkar di Bumi Cenderawasih.
“Harapan kami, dengan adanya buka puasa bersama ini, semua kader Partai Golkar Kabupaten Jayapura, baik yang lama maupun yang baru, bisa lebih memahami bahwa Golkar telah banyak berbuat untuk Papua, khususnya melalui yayasan-yayasan yang dibangun di zaman pemerintahan Soeharto. Ini yang perlu kita jaga, hubungan yang pernah ada. Hari ini kami buktikan dengan hadir bersilaturahmi, biar saling kenal dan saling mengingatkan,” pungkas Bambang.



