Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Ini Kata Ketua Komisi X DPR soal PSSI Tunjuk Herdman Jadi Pelatih Timnas – lkipartaigolkar

Ini Kata Ketua Komisi X DPR soal PSSI Tunjuk Herdman Jadi Pelatih Timnas

Share your love

LKI Golkar – Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian menegaskan hal ini soal Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) tunjuk John Herdman jadi kepala pelatih Timnas Indonesia yang baru.

Pesan tersebut disampaikan Hetifah menyusul keputusan PSSI menunjuk John Herdman, pelatih asal Inggris, pada 3 Januari 2026 untuk menggantikan Patrick Kluivert memimpin Timnas Indonesia.

Menurut Hetifah, perubahan ini seharusnya dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi menyeluruh, bukan semata reaksi atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?gdpr=0&us_privacy=1—&gpp_sid=-1&client=ca-pub-5233957067166246&output=html&h=280&slotname=2052277994&adk=600353953&adf=3638072653&pi=t.ma~as.2052277994&w=516&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1769077989&rafmt=1&format=516×280&url=https%3A%2F%2Fwww.netralnews.com%2Fini-kata-ketua-komisi-x-dpr-soal-pssi-tunjuk-herdman-jadi-pelatih-timnas%2FQWNJQWRvd0tWWHU2c2hXbzluMkxQZz09&fwr=0&fwrattr=true&rpe=1&resp_fmts=3&aieuf=1&aicrs=1&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTkuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTQ0LjAuMzcxOS44MiIsbnVsbCwwLG51bGwsIjY0IixbWyJOb3QoQTpCcmFuZCIsIjguMC4wLjAiXSxbIkNocm9taXVtIiwiMTQ0LjAuNzU1OS42MCJdLFsiTWljcm9zb2Z0IEVkZ2UiLCIxNDQuMC4zNzE5LjgyIl1dLDBd&abgtt=6&dt=1769077989676&bpp=62&bdt=10558&idt=-M&shv=r20260120&mjsv=m202601140101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D269fef356262aea0%3AT%3D1769077979%3ART%3D1769077979%3AS%3DALNI_MZzWqyTcEw2SUcf-yWq1RZjlig8Ow&gpic=UID%3D0000132d38e922c5%3AT%3D1769077979%3ART%3D1769077979%3AS%3DALNI_MZQ5HbzD0PKyVLuePhBf1u6go_18Q&eo_id_str=ID%3D63314b66aa44ea46%3AT%3D1769077979%3ART%3D1769077979%3AS%3DAA-AfjZGn6IARZN_pDG7w-Lqzc6_&prev_fmts=0x0%2C500x280%2C516x280&nras=2&correlator=3886754214328&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=1&u_h=720&u_w=1280&u_ah=672&u_aw=1280&u_cd=24&u_sd=1.5&dmc=4&adx=49&ady=1312&biw=615&bih=571&scr_x=0&scr_y=0&eid=95379897%2C95381489&oid=2&pvsid=8334741091110991&tmod=1691056236&uas=1&nvt=2&fc=1920&brdim=634%2C0%2C634%2C0%2C1280%2C0%2C652%2C678%2C630%2C586&vis=1&rsz=%7C%7CoeEbr%7C&abl=CS&pfx=0&fu=128&bc=31&bz=1.03&ifi=6&uci=a!6&btvi=2&fsb=1&dtd=17

“Sepak bola itu bukan proyek cepat saji. Kita butuh arah yang jelas, sistematis, dan jangka panjang. Jangan hanya fokus mengganti pelatih, tetapi membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan,” tegas Hetifah, Rabu (21/1/2026).

Hetifah Sjaifudian turut menyampaikan pesan kepada pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman agar pembenahan sepak bola nasional tidak kembali terjebak dalam pola instan yang berulang.

“Pergantian pelatih harus diiringi dengan penguatan sistem pembinaan yang berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek atas kegagalan target,” kata Hetifah dalam keterangan tertulis.

Hetifah menekankan bahwa fondasi sepak bola nasional hanya dapat dibangun melalui pembinaan usia muda yang berjenjang, akademi sepak bola yang hidup dan terintegrasi, serta kompetisi yang berpihak pada pengembangan pemain lokal.

“Tanpa regenerasi yang kuat, sehebat apa pun strategi pelatih, hasilnya akan tetap sama, yakni tersandung di tengah jalan,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Hetifah juga menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan terus mengawal transformasi sepak bola nasional agar tidak bergantung pada figur pelatih atau pimpinan federasi, melainkan bertumpu pada sistem dan tata kelola yang sehat.

Pemutusan kerja sama dengan pelatih sebelumnya yang dilakukan melalui mekanisme mutual termination, lanjut Hetifah, membuka ruang bagi PSSI untuk memulai arah baru pembinaan sepak bola nasional.

Momentum ini dinilainya penting untuk menata ulang filosofi bermain dan sistem pembinaan secara lebih terstruktur.

“Pelatih boleh berganti, tetapi arah pembangunan sepak bola nasional tidak boleh berubah setiap kali kita kalah. Kita harus bicara sistem, bukan sekadar figur,” pungkas Hetifah.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *