
Ikuti Rakor Bersama Mendagri, Wagub Surya Dukung Percepatan Relokasi Warga Pascabencana di Sumut
Share your love
LKI Golkar – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Wilayah Sumatera yang digelar secara virtual, Senin (26/1/2026).
Rakor tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan diikuti sejumlah kementerian serta kepala daerah dari Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Wagub Surya mengikuti rapat dari Kantor Badan Penghubung Provinsi Sumut, Jalan Jambu Nomor 28, Jakarta Pusat.
Dalam rapat itu dibahas percepatan pendataan, skema bantuan, serta relokasi warga terdampak bencana agar tidak berlarut-larut tinggal di tenda pengungsian.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan, Presiden RI memberikan instruksi khusus agar pemerintah daerah bergerak cepat melakukan relokasi warga terdampak bencana ke hunian yang lebih layak.
“Perintah Presiden, warga yang mengungsi di tenda harus segera direlokasi dan tidak berlama-lama tinggal di tenda bencana. Upaya pengurangan jumlah warga di tenda harus segera dilakukan,” ujar Tito.
Ia juga mengusulkan keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan Huntap di 19 kabupaten/kota pada tiga provinsi terdampak. Selain rumah tinggal, pembangunan kawasan Huntap juga diharapkan dilengkapi fasilitas pendukung seperti rumah ibadah dan sekolah.
Dari sisi perlindungan sosial, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan bantuan uang tunai bagi para penyintas bencana.
“Sesuai arahan Presiden, santunan bagi korban meninggal dunia diberikan tunai sebesar Rp15 juta per korban kepada ahli waris,” kata Mensos.
Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan jaminan hidup (Jadup) sebesar Rp450 ribu per jiwa per bulan selama tiga bulan bagi warga terdampak yang tinggal di hunian sementara (Huntara) maupun di luar Huntara.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan stimulan perbaikan rumah melalui BNPB dan Kemensos, dengan kategori rusak ringan sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta.
Kemensos turut menyalurkan bantuan sebesar Rp8 juta per keluarga, yang terdiri dari Rp3 juta untuk pengadaan perabotan rumah tangga dan Rp5 juta untuk penguatan ekonomi keluarga bagi warga yang tinggal di Huntara.
Wagub Surya menyatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap mendukung penuh percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sesuai arahan pemerintah pusat, terutama dalam hal pendataan dan koordinasi lintas sektor.



