
Dave: Komisi I DPR RI Apresiasi Peran Pers
Share your love
LKI Golkar – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dinilai sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dunia pers di era disrupsi digital.
Komisi I DPR RI menegaskan, pers memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus motor penggerak pembangunan nasional.
Perkembangan teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir telah mengubah lanskap industri media secara signifikan. Namun, perubahan tersebut dinilai bukan sebagai ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas informasi serta produktivitas insan pers.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal oleh media untuk memperkuat perannya dalam menjaga demokrasi.
“Pers akan tetap menjadi corong suara informasi untuk menjaga demokrasi menuju Indonesia lebih baik dan juga terus mendidik masyarakat untuk selalu mendengar, selalu mengetahui fakta, dan pemerintah untuk selalu bisa memperbaiki segala macam hal,” ujar Dave Laksono pasa Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut Dave, transformasi digital memberi ruang bagi media untuk lebih kreatif, adaptif, dan inovatif dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Kebebasan pers di era digital harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab, karenanya Ia menilai insan pers memiliki kontribusi penting dalam menjaga stabilitas nasional melalui penyampaian informasi yang benar dan mencerahkan.
Selain itu juga pentingnya adaptasi media terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai sarana edukasi publik.
“Ekonomi itu juga salah satu penggeraknya adalah teknologi, kita harus adaptif dengan teknologi, bagaimana memanfaatkan sosial media, digitalisasi era ini menjadi motor penggerak ekonomi,” ucapnya menuturkan.
Ia menambahkan, peran pers kini tidak hanya terbatas pada isu politik, sosial, dan budaya, tetapi juga ekonomi. Media dinilai perlu lebih aktif mengangkat isu-isu ekonomi strategis agar masyarakat memiliki literasi yang baik terhadap dinamika perekonomian nasional.
“Pers tidak hanya bicara mengenai konteks politik, konteks sosial, budaya, tetapi juga ekonomi. Karena itu, pers perlu mengembangkan diri dengan mengangkat isu-isu ekonomi serta mengedukasi masyarakat terkait hal tersebut,” katanya.
Lebih lanjut ia menuturkan Komisi I DPR RI berharap momentum HPN 2026 menjadi ajang refleksi bagi seluruh insan pers untuk terus membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.
Dengan pers yang sehat dan berintegritas, diharapkan informasi yang beredar di ruang publik mampu memperkuat kedaulatan informasi nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkokoh persatuan bangsa. Tema HPN 2026 pun dinilai menegaskan keterkaitan erat antara kualitas pers, ketahanan ekonomi, dan kekuatan bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.



