Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Ahmad Doli ke Kader: Golkar Bertanggungjawab pada Pemerintahan Prabowo-Gibran – lkipartaigolkar

Ahmad Doli ke Kader: Golkar Bertanggungjawab pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

Share your love

LKI Golkar – Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Ahmad Doli Kurnia menegaskan, partai berlambang pohon beringin itu bertanggung jawab menyukseskan seluruh program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu menyampaikan pernyataan tersebut saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Sumatera Utara di Kota Medan, Minggu (1/2/2026) malam.

Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran

Doli mengatakan, tanggung jawab Golkar untuk menyukseskan pemerintahan Prabowo–Gibran merupakan bagian dari panca sukses yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

Salah satunya mendukung pemerintahan agar mampu menyejahterakan masyarakat Indonesia.

“Kita punya keterikatan karena menjadi pengusung utama pemerintahan ini. Maka kita harus bertanggung jawab mensukseskan agenda program pemerintahan,” kata Doli di hadapan ratusan kader dan organisasi sayap partai.

Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Selain menyukseskan program pemerintah, Doli menyebut panca sukses berikutnya adalah konsolidasi dan transformasi organisasi.

Menurut dia, istilah konsolidasi selama ini selalu menjadi agenda tetap setiap Munas. Namun, kini muncul pula kata transformasi sebagai upaya menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Kata dia, Golkar pernah berkuasa selama 32 tahun bukan semata-mata karena menjadi the ruling party atau memiliki seorang presiden.

Partai, kata Doli, saat itu juga mampu memanfaatkan fasilitas kekuasaan untuk mengembangkan diri sebagai sebuah organisasi politik. Memasuki era reformasi, infrastruktur partai telah terbentuk hingga tingkat kelurahan.

Namun, ia mengingatkan, sejak Pemilu 2004 hingga saat ini, Golkar baru mampu menjadi peraih suara kedua secara nasional. Artinya, menurut dia, apa yang selama ini dilakukan Golkar kemungkinan juga telah diikuti oleh partai politik lain.

“Maka kemudian kita harus bertransformasi lagi. Itu tadi yang saya sebut, proses kaderisasi kita sudah harus sampai ke tingkat dusun. Itu lah tanda kita bertransformasi,” papar Doli.

Inovasi Kaderisasi untuk Generasi Muda

Kesuksesan berikutnya, kata Doli, adalah inovasi kaderisasi. Saat ini, Golkar telah memiliki Golkar Institute dan Golkar Akademi yang ke depan akan melahirkan pola pengkaderan baru.

“Dan itu harus sejalan dengan perkembangan masyarakat kita yang lebih banyak Gen Z, Milenial, dan seterusnya,” ujar Doli.

Doli juga menekankan pentingnya sukses konsolidasi demokrasi. Ia menyebut, Golkar ingin berada di garis terdepan dalam mendorong perubahan dan penyebaran sistem politik.

Contohnya, melalui pembahasan paket undang-undang politik, bukan hanya Undang-Undang Pemilu dan Pilkada, tetapi juga Undang-Undang Partai Politik serta Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

Sukses Pemilu Menuju 2029

Panca sukses terakhir, kata Doli, adalah sukses dalam pemilu. Ia menegaskan, ukuran keberhasilan sebuah partai politik tetap tercermin dari hasil pemilu.

“Tapi tidak perlu bicara banyak, kita lihat lima tahun ini, apa yang bisa kita kerjakan dan itu nanti kelihatan pada tahun 2029. Itu hanya bisa kita kerjakan kalau kita tetap kompak, solid dan saling bersinergi,” tegas Doli.

Dalam Musda ke-11 tersebut, Andar Amin Harahap terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara masa bakti 2025–2030.

Andar, yang juga merupakan anggota DPR RI, ditetapkan sebagai ketua setelah terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *