
Strategi Sunyi Golkar Jatim Jelang Pemilu 2029: Konsolidasi Total Siapkan Kader Muda dan Perempuan
Share your love
LKI Golkar – Partai Golongan Karya Jawa Timur menjalankan strategi politik jangka panjang secara senyap namun terukur menjelang Pemilu 2029 melalui konsolidasi organisasi total hingga akar rumput.
Langkah ini bukan sekadar pembenahan struktur internal, melainkan bagian dari strategi besar membangun ulang kekuatan partai agar tetap relevan di tengah perubahan perilaku pemilih yang semakin kritis.
Ketua DPD Partai Golongan Karya Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan target utama partai adalah menuntaskan struktur organisasi hingga tingkat kelurahan dan desa paling lambat Juni 2026.
“Target kami jelas, Juni 2026 seluruh struktur hingga tingkat kelurahan dan desa harus sudah tuntas. Ini penting agar energi partai bisa difokuskan untuk pelayanan masyarakat secara lebih efektif,” ujarnya di Surabaya.
Di balik langkah struktural tersebut, Golkar Jatim sedang menyiapkan mesin politik yang lebih modern, adaptif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Partai berlambang pohon beringin itu menyadari bahwa pertarungan politik mendatang tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan tradisional, tetapi juga membutuhkan regenerasi serius melalui kader muda dan perempuan.
“Pemuda dan perempuan bukan lagi pelengkap. Mereka adalah pilar utama. Karena itu, kami dorong peningkatan kapasitas, baik secara manajerial maupun kemampuan mengartikulasikan aspirasi generasi mereka,” jelas Ali.
Fokus penguatan generasi muda menjadi bagian penting karena kelompok ini dipandang sebagai penentu arah politik masa depan, terutama di tengah dominasi pemilih muda dalam kontestasi nasional mendatang.
Selain itu, Golkar Jatim juga memberi perhatian serius terhadap Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).
Bukan hanya memenuhi kuota 30 persen keterwakilan politik, partai ini menargetkan lahirnya figur perempuan yang benar-benar memiliki daya saing tinggi.
“Kami ingin srikandi Golkar bukan hanya memenuhi kuota, tapi mampu memenangkan hati masyarakat dan siap mengemban amanah di legislatif maupun eksekutif,” tegasnya.
Sebagai bagian dari strategi sunyi ini, Golkar Jatim juga memperkuat kapasitas anggota fraksi melalui program bimbingan teknis di tingkat kabupaten dan kota.
Fraksi dinilai sebagai etalase utama partai dalam menjaga kepercayaan publik karena berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Fraksi adalah etalase partai. Karena itu, mereka harus terus di-upgrade agar bisa benar-benar hadir bersama masyarakat. Prinsip Suara Rakyat adalah Suara Golkar harus menjadi kompas, bukan sekadar slogan,” pungkas Ali.
Melalui konsolidasi menyeluruh, regenerasi kader strategis, dan penguatan representasi politik, Partai Golongan Karya Jawa Timur tengah membangun fondasi kuat menghadapi Pemilu 2029 dengan pendekatan yang lebih sistematis, modern, dan berorientasi jangka panjang.



