
Cen Sui Lan Turun ke Lokasi Karhutla Batubi, Perintahkan Bantuan untuk Petani Nanas yang Terdampak
Share your love
LKI Golkar – Kepulan asap masih terlihat membumbung di kawasan Jalan Poros Batubi–Kelarik, Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, Selasa (24/3/2026). Sisa-sisa kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang menghanguskan sekitar 50 hektare area tersebut menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama Wakil Bupati Jarmin Sidik, langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kejadian. Tanpa ragu, ia meninjau area terdampak yang masih diselimuti asap tebal, bahkan berjalan hingga ke titik lahan yang terbakar untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan.
Hamparan lahan yang menghitam dan tanaman yang hangus menjadi pemandangan yang memilukan. Salah satu yang paling terdampak adalah kebun nanas milik kelompok tani Desa Gunung Putri yang sebenarnya sudah mendekati masa panen.
Raut wajah prihatin tampak jelas saat Cen Sui Lan mendengar langsung keluhan para petani.
“Kita sangat prihatin. Kebun nanas yang sudah hampir panen justru habis dilalap api. Ini bukan hanya soal lahan terbakar, tetapi tentang harapan dan sumber penghidupan masyarakat yang ikut hilang,” ungkapnya dengan nada penuh empati.
Ia menegaskan, peristiwa ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, karena dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga langsung menyentuh sektor ekonomi masyarakat.
Sebagai langkah cepat, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama aparat kepolisian meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi siaga satu guna mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Tidak hanya meninjau, Cen Sui Lan juga langsung mengambil keputusan strategis di lapangan. Ia memerintahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Natuna, Wan Sazili, untuk segera menyalurkan bantuan kepada petani yang terdampak.
“Pak Kadis, segera siapkan bantuan untuk para petani. Berikan pupuk, alsintan, serta bibit agar mereka bisa kembali menanam dan bangkit. Gunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan ini,” tegasnya.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi ekonomi masyarakat pascakebakaran.
Dalam peninjauan itu, Bupati Cen Sui Lan juga didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Hikmat dan Kabag Umum Anir. Mereka turut melihat langsung upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, kepolisian, serta aparat kecamatan.
Petugas di lapangan menghadapi tantangan berat karena lokasi titik api berada sekitar satu kilometer dari akses jalan utama, sehingga menyulitkan mobilisasi peralatan pemadam.
Pemerintah daerah juga berencana menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem pencegahan karhutla ke depan.
Cen Sui Lan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena risiko yang ditimbulkan sangat besar dan dapat merugikan semua pihak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli. Jika ada potensi atau indikasi kebakaran, segera laporkan. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Natuna tetap aman,” pesannya.
Kebakaran yang terjadi di lahan milik Pemerintah Desa Gunung Putri tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material, khususnya pada sektor pertanian, masih dalam proses pendataan.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Bunguran Barat masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, semangat gotong royong antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi harapan utama untuk memulihkan keadaan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.


