
Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah Bersama Pemerintah Pusat
Share your love
LKI Golkar – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus menjaga kondusivitas dan stabilitas daerah melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Surya saat menghadiri silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Makodam I/Bukit Barisan, Minggu (15/3/2026).
Menurut Surya, stabilitas daerah tidak hanya dibangun melalui kekuatan institusi pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga melalui peran aktif tokoh masyarakat sebagai penyejuk di tengah kehidupan sosial.
“Tokoh agama dan tokoh adat memiliki peran penting dalam menjaga harmonisasi dan kerukunan masyarakat,” ujar Surya.
Surya menjelaskan bahwa Sumatera Utara merupakan wilayah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekuatan besar yang harus dijaga dengan menjunjung tinggi nilai toleransi.
Ia menilai tokoh agama dan tokoh adat memiliki posisi strategis sebagai pengayom masyarakat yang mampu menjaga suasana tetap kondusif.
Dalam kesempatan itu, Surya juga menegaskan visi pembangunan daerah Kolaborasi Sumut Berkah yang diusung oleh Pemprov Sumut. Melalui visi tersebut, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta tokoh masyarakat.
Beberapa langkah strategis pembangunan yang didorong antara lain:
- Penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
- Peningkatan kualitas pelayanan publik
Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago mengingatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar tetap solid dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, seluruh pihak harus fokus bekerja demi kesejahteraan masyarakat.
“Forkopimda harus kompak bekerja. Pada akhirnya semua yang kita lakukan adalah untuk mensejahterakan rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti peredaran narkoba, premanisme, penyebaran hoaks, hingga praktik judi online yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Djamari juga menekankan pentingnya merangkul generasi muda agar terlibat aktif dalam menjaga persatuan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Selain itu, ia meminta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat segera meluruskan berbagai isu hoaks yang beredar, termasuk kabar mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun krisis pangan.
Menurutnya, pemerintah memastikan ketersediaan energi dan pangan nasional tetap aman bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Anggota DPR RI Musa Rajekshah, Wali Kota Medan Rico Waas, unsur Forkopimda Sumut, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Sumatera Utara.



