Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Dukung Penanaman Jagung Bersama Polda Sumbar – lkipartaigolkar

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, Dukung Penanaman Jagung Bersama Polda Sumbar

Share your love

LKI Golkar – Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kolaborasi Polda Sumatera Barat bersama PT Paten Mekar Tani dalam program penanaman jagung serentak Kuartal I tahun 2026. “Apalagi kegiatan ini menjadi bagian dari upaya men­dukung swasembada jagung nasional yangkta laksanakan di Korong Batang Gadang, Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Pa­dangpariaman,” kata Bupati Padangpariaman, ke­ma­rin.

Turut hadir dalam ke­giatan itu Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta beserta jajaran, Bupati Pa­dangpariaman John Ke­nedy Azis, Dandim 0308 Pariaman M. Nurman Se­tiaji, Kapolres Padangpa­riaman Ahmad Faisol A­mir, serta Chief Executive Offi­cer PT Mekar Investama Teknologi, Pandu A­ditya Kristy.

Program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar. Setiap hektar lahan yang ditanami jagung diperkirakan mampu me­nyerap sekitar 20 tenaga kerja.

Bagi Kabupaten Padangpariaman, program ini menjadi angin segar di te­ngah upaya pemulihan eko­nomi masyarakat pasca bencana banjir dan longsor yang melanda daerah itu beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati John Kenedy Azis mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi dari para niniak mamak mengenai ketersediaan lahan terlantar yang cukup luas dan berpotensi dimanfaatkan untuk pengemba­ngan program tersebut.

“Alhamdulillah, tadi sa­ya mendapat informasi dari niniak mamak bahwa di wilayah kaum mereka terdapat sekitar 100 hektar lahan yang selama ini menganggur. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengecekan dan melaporkannya kepada Pak Kapolda untuk kemudian dapat dikoordinasikan dengan pihak PT Paten Mekar Tani,” ujarnya.

Menurutnya, potensi lahan tersebut sangat stra­tegis untuk membantu ma­syarakat yang kehilangan pekerjaan akibat bencana alam yang terjadi sebelumnya.

Ia menyebutkan, pasca banjir dan longsor, di­per­kirakan sekitar 500 hingga 600 warga kehilangan ma­ta pencaharian karena lahan tempat mereka bekerja rusak atau hilang. “Kalau satu hektar lahan bisa menyerap sekitar 20 tenaga kerja, maka untuk menampung sekitar 500 orang pekerja hanya membutuhkan sekitar 25 hektar lahan. Sementara kita mendapat informasi ada sekitar 100 hektar lahan yang bisa dioperasionalkan,” jelas­nya

Bupati menilai, kolaborasi antara Polda Sumatera Barat dan PT Paten Mekar Tani tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus membantu mem­percepat pemulihan ekonomi daerah.

“Ini tentu sangat membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Sejak banjir dan longsor itu, yang selalu saya pikirkan adalah bagaimana nasib masyarakat yang kehilangan pekerjaan. De­ngan adanya kerja sama ini, kekhawatiran itu sedikit demi sedikit mulai terobati,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak swasta tersebut dapat terus berlanjut sehingga tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong pemulihan eko­nomi masyarakat di Kabupaten Padang­paria­man.­

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *