
Jabar Targetkan Tambahan 640 Ribu Sertifikat Halal pada 2026
Share your love
LKI Golkar – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan penambahan sebanyak 640 ribu sertifikat halal pada 2026. Hal tersebut sebagai upaya memperkuat ekosistem industri halal dan ekonomi syariah di daerah. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkannya saat membuka kegiatan Hijab Fest dan Industri Syariah Jawa Barat 2026 di Sabuga Bandung, pada Sabtu 7 Maret 2026.
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukannya bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Muhamad Nur dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Erwan mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang sosialisasi produk-produk halal yang telah tersertifikasi di Jawa Barat kepada masyarakat.
“Pada 2025 lalu terdapat sekitar 800 ribu sertifikat halal dari total dua juta produk di Jawa Barat. Pada 2026 ini kami menargetkan penambahan sekitar 640 ribu sertifikat halal lagi,” kata Erwan.
Menurutnya, peningkatan jumlah sertifikasi halal merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Erwan juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Bank Indonesia yang dinilai berperan besar dalam mendorong perkembangan ekonomi syariah di daerah.
Ia menuturkan, berkat kolaborasi tersebut Jawa Barat berhasil meraih penghargaan Adinata Syariah Award 2025. Dari 12 kategori yang dilombakan, Jawa Barat berhasil meraih sembilan peringkat pertama dan menempati posisi terbaik secara nasional.
“Terima kasih kepada Bank Indonesia Jawa Barat atas semua kolaborasinya sehingga Jawa Barat meraih penghargaan Adinata Syariah 2025 dan menjadi peringkat pertama secara nasional,” ujarnya.
Erwan menegaskan, capaian tersebut harus dipertahankan pada 2026. Ia menyebut Jawa Barat memiliki peran penting sebagai barometer perkembangan ekonomi syariah nasional.
“Jawa Barat ini merupakan barometer dan pionir bagi perekonomian syariah Indonesia. Bahkan pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia bisa menjadi barometer bagi dunia, dan Jawa Barat menjadi barometer bagi Indonesia,” ucapnya



