Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Kemenperin Perkuat Industri Perhiasan di Tengah Naiknya Harga Emas – lkipartaigolkar

Kemenperin Perkuat Industri Perhiasan di Tengah Naiknya Harga Emas

Share your love

LKI Golkar – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memperkuat ketahanan industri perhiasan nasional di tengah lonjakan harga emas dunia. Agus menyatakan dinamika pasar global harus menjadi momentum untuk mempercepat integrasi ekosistem emas domestik.

Pemerintah tengah menyusun peta jalan bank bullion guna menjamin transparansi serta kesehatan perputaran ekonomi mineral berharga. Kebijakan adaptif ini bertujuan memberikan manfaat optimal bagi pertumbuhan industri manufaktur serta pendapatan negara Indonesia.

“Tantangan kenaikan harga emas global ini dapat dijadikan momentum untuk memperkuat ekosistem industri perhiasan nasional. Melalui pengembangan roadmap bank bullion, dan kebijakan yang mendorong transparansi, kami ingin memastikan perputaran ekonomi emas semakin sehat,” ujar Agus di Jakarta, Sabtu, 14 Februari 2026.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mencatat ekspor industri perhiasan menembus angka 8,47 miliar dolar Amerika Serikat. Sektor strategis ini didukung oleh 500 pelaku industri serta 30 ribu toko emas.

Lonjakan harga bahan baku memaksa para produsen untuk menyesuaikan strategi pemasaran dan perubahan desain produk mereka. Namun pemerintah tetap optimistis inovasi serta efisiensi produksi akan menjaga tren pertumbuhan positif sektor perhiasan.

“Pemerintah mencermati bahwa kenaikan harga emas berdampak pada penyesuaian strategi produksi dan pemasaran, termasuk perubahan desain, kadar, serta pola penjualan. Namun demikian, sektor ini dinilai tetap memiliki potensi besar untuk tumbuh melalui inovasi desain, efisiensi produksi, dan perluasan pasar,” ujar Reni.

Asosiasi produsen perhiasan melaporkan fluktuasi harga emas sangat memengaruhi daya beli masyarakat pada awal tahun. Pelaku usaha membutuhkan dukungan regulasi yang kondusif demi menjaga keberlangsungan puluhan ribu tenaga kerja padat karya.

Pihak asosiasi mengusulkan penyempurnaan kebijakan fiskal berupa pengenaan pajak penghasilan final rendah pada bank bullion. Skema perpajakan tersebut diharapkan menyerupai model transaksi saham agar aktivitas bisnis tetap berada dalam sistem resmi.

“Pihak asosiasi juga menekankan bahwa industri perhiasan yang bersifat padat karya membutuhkan dukungan kebijakan yang kondusif. Dukungan tersebut diperlukan agar industri tetap mampu menjaga keberlangsungan usaha dan tenaga kerja,” ujar Reni.

Pelaku industri kini mulai memproduksi perhiasan dengan tingkat karat serta berat yang lebih ringan bagi konsumen. Strategi desain kreatif ini diterapkan agar produk tetap memiliki harga terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Kementerian Perindustrian berkomitmen penuh dalam menciptakan ekosistem transaksi emas nasional yang jauh lebih terintegrasi dan transparan. Penguatan bank bullion akan membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi para pengusaha kecil maupun menengah.

“Jika peredaran emas masuk ke dalam sistem bullion yang terstruktur, mekanismenya akan menyerupai sistem perbankan. Industri perhiasan akan terjamin bahan bakunya dari sistem tersebut, sehingga transparansi meningkat dan kontribusi sektor emas terhadap perekonomian nasional semakin besar,” kata Reni.

Pemerintah aktif melakukan koordinasi lintas kementerian guna memastikan ketersediaan pasokan bahan baku bagi industri dalam negeri. Sektor pertambangan lokal harus bersinergi dengan industri perhiasan demi mengurangi ketergantungan terhadap impor emas mentah.

Direktur Industri Aneka Reny Meilany optimistis industri perhiasan akan bertransformasi menjadi sektor yang memiliki nilai tambah tinggi. Penguatan manufaktur berbasis desain menjadi kunci utama untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

“Ke depan, pemerintah optimistis industri perhiasan nasional dapat terus tumbuh dan bertransformasi menjadi sektor yang semakin bernilai tambah serta berdaya saing global. Industri ini juga diharapkan mampu berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, ekspor, dan penguatan industri manufaktur berbasis desain,” ujar Reny.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *