
Jokowi Mati-matian untuk PSI, Golkar: Harus Lolos Verifikasi Pemilu Dulu
Share your love
LKI Golkar – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai, setiap partai politik yang menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) berpotensi menjadi kompetitor, termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hal ini disampaikan Sarmuji merespons pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan akan bekerja mati-matian untuk PSI, partai yang berpotensi menjadi lawan Partai Golkar dalam kontestasi pemilu mendatang.
“Bagi kami partai apapun yang menjadi peserta pemilu berpotensi menjadi kompetitor. Hanya saja PSI harus membuktikan diri, harus lolos seleksi administratif untuk bisa menjadi peserta pemilu,” kata Sarmuji kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2026).
Sarmuji menekankan, posisi PSI berbeda dengan partai politik yang saat ini sudah memiliki kursi di parlemen. Partai parlemen, kata dia, tidak lagi diwajibkan mengikuti proses verifikasi faktual.
“Berbeda dengan partai yang sudah memiliki kursi di parlemen yang tidak harus melalui proses verifikasi faktual,” ujar Sarmuji.
Sarmuji juga menilai wajar jika Jokowi memberikan dukungan maksimal kepada PSI, mengingat putra Jokowi, Kaesang Pangarep, saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
“Ya wajar kalau Pak Jokowi mau membantu PSI maksimal karena putranya adalah Ketua Umumnya. Justru aneh kalau beliau tidak membantu PSI,” kata dia.


