
RDMP Balikpapan Diresmikan, Kakom XII: Tonggak Penting Penguatan Ketahanan Energi
Share your love
LKI Golkar – Menanggapi peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026), Ketua Komisi XII DPR RI, Fraksi Golkar, Bambang Patijaya menilainya sebagai tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi dan kemandirian pengolahan minyak dalam negeri.
“Peresmian RDMP Balikpapan merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas kilang yang meningkat, ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat ditekan secara bertahap,” kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, ditulis Selasa (13/1/2026)
Ia menilai peningkatan kapasitas dan kemampuan kilang Balikpapan akan memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pasokan energi nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di dalam negeri.
“Dengan kemampuan pengolahan yang lebih besar maka pasokan energi menjadi lebih stabil dan risiko gangguan distribusi dapat diminimalkan,” ungkapnya.
RDMP Balikpapan, lanjutnya, juga memperkokoh struktur industri pengolahan migas nasional. Modernisasi kilang mendorong peningkatan nilai tambah serta memperkuat peran sektor energi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Ia meyakini bahwa RDMP Balikpapan memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Keberadaan kilang berkapasitas besar dan modern menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi jangka menengah dan panjang.
“Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah dalam memodernisasi kilang nasional. RDMP Balikpapan harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional yang sejalan dengan Astacita, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkas Bambang.



