Waliota Bontang Tekankan Pentingnya Penanganan Dini Gangguan Kesehatan Mental - lkipartaigolkar

Waliota Bontang Tekankan Pentingnya Penanganan Dini Gangguan Kesehatan Mental

Share your love

LKI Golkar – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengingatkan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan jiwa agar segera berkonsultasi dengan psikiater atau tenaga profesional.

Hal itu disampaikan dalam seminar dan workshop kesehatan jiwa dalam rangka memperingati hari pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa sedunia tahun 2026, yang digelar di Rumah Jabatan Wali kota Bontang, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Neni, kesehatan jiwa merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Penanganan dini diperlukan agar tekanan psikologis atau gangguan jiwa dapat memperoleh bantuan sebelum kondisinya tambah memburuk.

“Kalau ada masyarakat yang mengalami gangguan mental silahkan berkonsultasi dengan ahlinya,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga menilai penguatan mental perlu didukung melalui bekal ilmu agama untuk menghadapi tekanan hidup.

“Kita dapat menghadapi permasalahan-permasalahan untuk hidup kita dengan pondasi iman dan taqwa,” ujarnya.

Neni Moerniaeni mengatakan, keimanan dan ketakwaan dapat menjadi salah satu benteng bagi seseorang dalam menghadapi tekanan hidup yang dialaminya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa ketika menghadapi persoalan yang terasa berat, masyarakat dapat mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa dan ibadah untuk mencurahkan isi hati serta memohon kekuatan dalam menghadapi masalah.

“Kalau kita sudah tidak tahan dengan tekanan hidup kita dapat menghadap Tuhan untuk menceritakan persoalan itu,” katanya.

Neni pun menyinggung persoalan kehidupan yang dinilainya dapat memengaruhi kondisi mental seseorang hingga aspek ekspresi gender.

Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendampingan dan membentengi anak-anak dari pengaruh lingkungan yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut keluarga.

“Kalau kita tidak bentengi, saya takut anak-anak kita dapat dipengaruhi untuk mengubah ekspresi gendernya,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *