Ketua Golkar Jateng Sambut Tugas Baru Bahlil dan Tantangan Kemandirian Energi RI - lkipartaigolkar

Ketua Golkar Jateng Sambut Tugas Baru Bahlil dan Tantangan Kemandirian Energi RI

Share your love

LKI Golkar – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menilai penugasan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM dapat menjadi momentum untuk mempercepat agenda kemandirian energi nasional.

Saleh menyebut penempatan Bahlil pada dua posisi tersebut dapat mempermudah koordinasi dalam menentukan sekaligus menjalankan kebijakan di sektor energi dan hilirisasi.

“Dinamika sektor energi di dunia membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Karena itu, keputusan Presiden dalam konteks ini sangat tepat,” kata Mohammad Saleh, Kamis (1/10/2026).

Menurut Saleh, persoalan energi saat ini tidak bisa dipandang hanya dari sisi kebutuhan dalam negeri. Perubahan situasi geopolitik dunia turut berdampak terhadap pasokan dan kebijakan energi setiap negara.

Ia menilai Indonesia perlu memiliki kemampuan yang semakin kuat untuk memenuhi kebutuhan energinya sendiri. Kondisi tersebut dianggap sama pentingnya dengan upaya pemerintah mengejar swasembada pangan.

“Kita sulit memprediksi kapan perang berakhir. Kebijakan masing-masing negara juga tidak mudah diperkirakan. Untuk menghadapinya, kemandirian nasional bidang energi dan pangan tak bisa ditawar,” ujarnya.

Saleh yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah mengatakan, ketidakpastian global harus menjadi perhatian dalam menyusun kebijakan energi nasional.

Baginya, Indonesia tidak boleh terlalu lama bergantung pada kondisi eksternal yang sewaktu-waktu dapat berubah. Penguatan energi nasional, kata dia, perlu dilakukan secara berkelanjutan dan disertai langkah yang cepat.

Karena itu, Saleh menyambut positif perubahan susunan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap penyegaran kabinet dapat membuat roda pemerintahan semakin solid dan mempercepat pelaksanaan program prioritas.

Dalam reshuffle tersebut, sejumlah kader Partai Golkar juga mendapat penugasan baru. Muhammad Sarmuji ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian, sementara Bahlil mendapat mandat menangani koordinasi hilirisasi dan transisi energi.

Saleh mengatakan dirinya mengenal Bahlil secara dekat dan meyakini tugas yang diberikan Presiden akan dijalankan secara maksimal.

“Harapan kami, penugasan Presiden Prabowo untuk Pak Bahlil yang juga Ketua Umum Partai Golkar bisa terlaksana secara maksimal. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Semoga programnya melesat cepat,” kata Saleh.

Ia menambahkan, percepatan kemandirian energi menjadi salah satu pekerjaan penting yang perlu mendapat perhatian serius di tengah perubahan situasi global.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *