
Waka Komisi I DPR Dave Laksono Dorong Koordinasi Lintas Pihak Cari 9 Anak Perempuan di Jila Papua
Share your love
LKI Golkar – WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pencarian sembilan anak perempuan yang diduga disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diperkuat melalui koordinasi lintas pihak dan verifikasi informasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan para korban harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah pencarian.
Dave menyatakan kasus ini memerlukan perhatian serius karena menyangkut warga sipil, khususnya anak-anak. Menurutnya, proses pencarian tidak boleh hanya bertumpu pada satu sumber informasi tunggal, melainkan membutuhkan pengumpulan keterangan komprehensif dari berbagai pihak yang memahami kondisi wilayah tersebut.
“Prioritas utama tentu adalah memastikan mereka dapat segera ditemukan dan kembali kepada keluarganya dalam kondisi selamat,” ujar Dave saat dihubungi, Senin (21/9).
Verifikasi Informasi dan Koordinasi Lintas Sektor
Dave menekankan pentingnya menghimpun dan memverifikasi setiap informasi yang diperoleh selama proses pencarian secara cermat sebelum ditindaklanjuti. Koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pihak-pihak yang memahami karakter wilayah Jila dinilai krusial untuk memperbesar peluang menemukan keberadaan para korban.
Ia menambahkan bahwa setiap informasi yang berpotensi membantu pencarian harus ditindaklanjuti secara serius. Pendekatan ini diperlukan agar upaya di lapangan memiliki banyak jalur informasi dan tidak terjebak pada satu perspektif saja.
Di sisi lain, Dave mengingatkan tantangan geografis Papua dan situasi keamanan yang dinamis di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, langkah aparat di lapangan harus memperhitungkan kondisi medan sekaligus risiko keselamatan, baik bagi korban maupun personel yang bertugas.
“Jangan sampai upaya penyelamatan justru menimbulkan risiko yang lebih besar bagi mereka yang hendak diselamatkan maupun bagi petugas di lapangan,” tegasnya.
Peran Masyarakat Lokal
Dari perspektif legislatif, Komisi I DPR mendorong penguatan koordinasi antarlembaga agar operasi pencarian berjalan lebih efektif. DPR juga berkomitmen memantau perkembangan penanganan kasus serta memastikan dukungan yang diperlukan bagi aparat dan pemerintah daerah terpenuhi.
Selain koordinasi instansi resmi, Dave menilai masyarakat lokal memegang peran kunci. Warga setempat memiliki pengetahuan mendalam mengenai kondisi geografis dan lingkungan sekitar yang dapat memberikan petunjuk penting mengenai keberadaan para korban.
Ia menyarankan agar komunikasi dengan masyarakat dibangun dengan baik sehingga informasi dapat mengalir cepat dan akurat. Dave menegaskan bahwa masyarakat bukan sekadar pihak yang terdampak, tetapi mitra strategis dalam proses pencarian ini.
“Saya kira kita semua memiliki kepentingan yang sama, yaitu memastikan sembilan anak perempuan tersebut dapat segera ditemukan dan kembali kepada keluarganya dengan selamat. Karena itu, setiap upaya harus dilakukan secara hati-hati, terkoordinasi, dan tetap menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas,” pungkas Dave.



