Dave Laksono Sambut Positif RAPBN 2027, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan Kedaulatan - lkipartaigolkar

Dave Laksono Sambut Positif RAPBN 2027, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan Kedaulatan

Share your love

LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut positif Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, RAPBN 2027 mencerminkan arah kebijakan yang berfokus pada menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pernyataannya pada Jumat, 15 Agustus 2026, Dave Laksono mengapresiasi langkah pemerintah yang berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal.

“Target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, dengan defisit yang dirancang sebesar 2,40 persen terhadap PDB, mencerminkan optimisme pemerintah terhadap prospek perekonomian nasional sekaligus komitmen untuk menjaga kesehatan fiskal,” ujar Dave.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I yang membidangi pertahanan, keamanan, dan hubungan luar negeri, Dave menilai arah RAPBN 2027 menempatkan pertahanan dan keamanan, transformasi digital, serta diplomasi sebagai bagian penting dalam menopang pembangunan nasional.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi membutuhkan lingkungan yang aman dan stabil, serta kemampuan negara untuk menjaga kedaulatan dan merespons dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Dave menekankan, penguatan pertahanan tidak hanya dilihat dari sisi modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Pengembangan industri pertahanan dalam negeri, penguasaan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting untuk membangun kemampuan pertahanan yang lebih mandiri.

“Dengan demikian, belanja pertahanan dapat sekaligus mendorong tumbuhnya kapasitas teknologi dan industri nasional,” katanya.

Ia juga mengapresiasi perhatian terhadap percepatan transformasi digital. Ketergantungan ekonomi dan pelayanan publik terhadap teknologi akan semakin besar, sehingga digitalisasi harus berjalan beriringan dengan penguatan keamanan siber. Perlindungan data, infrastruktur digital strategis, dan ruang siber menjadi bagian penting dalam menjaga kepentingan dan kedaulatan Indonesia.

Di sisi lain, Dave mengingatkan bahwa besarnya alokasi anggaran harus diikuti dengan kualitas belanja yang baik. Efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas perlu dijaga agar setiap rupiah yang dibelanjakan negara tepat sasaran dan memberikan hasil yang nyata.

“Dalam pembahasan RAPBN 2027, hal ini akan menjadi perhatian, khususnya dalam memastikan dukungan anggaran bagi sektor pertahanan, keamanan, digitalisasi, dan diplomasi dapat memperkuat kapasitas negara secara efektif,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Dave optimistis RAPBN 2027 dapat memperkuat fondasi pembangunan nasional. Target dan kebijakan yang disampaikan Presiden Prabowo perlu diterapkan secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Penguatan ekonomi juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan pertahanan, keamanan, teknologi, dan diplomasi agar Indonesia semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *