
Bahlil Janji Setoran PNBP Sektor ESDM 2026 Lampaui Target APBN
Share your love
LKI Golkar – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan tambang bakal melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp136,18 triliun.
Bahlil sangat yakin target tersebut bakal tercapai, sebab realisasi PNBP dari sektor energi dan tambang per Juli 2026 mencapai Rp96,26 triliun atau sekitar 70,69% dari target PNBP sektor ESDM 2026 sebesar Rp136,18 triliun.
“Insya Allah target PNBP dari sektor minerba maupun dari migas di akhir tahun pasti akan lebih. Udah, saya pastikan pasti akan lebih,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (11/6/2026).
Ditemui di lokasi yang sama, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan setoran PNBP dari sektor hulu migas semakin meningkat, ikut tersulut kenaikan harga minyak mentah dunia.
“Sesuai kata Pak Menteri, beliau pastikan insya Allah sesuai atau bahkan lebih. Kalau naik malah bagus untuk PNBP,” tegas Laode.
Dalam kesempatan sebelumnya, Bahlil tidak memerinci berapa setoran PNBP khusus dari sektor minerba hingga Juli.
Akan tetapi, sebagai gambaran, pada Januari—April 2026 saja, subsektor minerba menjadi penyumbang utama dari PNBP ESDM dengan nilai Rp48,95 triliun, naik 6,21% year on year (yoy).
“Peningkatan penerimaan harus tetap dilaksanakan secara akuntabel, transparan, serta memperhatikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam dan kepatuhan para pelaku usaha,” ujar Bahlil melalui pernyataan resmi akhir pekan lalu.
Di sisi lain, Kementerian Keuangan melaporkan PNBP dari sektor migas pada Februari 2026 mencapai Rp11,1 triliun, alias merosot 36,3% secara yoy. Realisasi tersebut setara dengan 9,5% dari target APBN 2026.
“Kalau untuk [PNBP dari] SDA migas, ada kontraksi 36,3% karena ada penurunan ICP dan lifting,” terang Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBNKita Edisi Maret 2026, Rabu (11/3/2026).



