
Penyebaran Video Lama Resahkan Publik, Fraksi Golkar Dave Laksono Minta Komdigi Perketat Penanganan Disinformasi
Share your love
LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendesak Kemkomdigi dan pengelola platform digital menindak tegas penyebaran rekaman video lama yang dimanipulasi seolah kejadian baru.
Kebebasan berpendapat di media sosial dinilai perlu dibentengi dengan filter kebenaran data agar tidak memicu kepanikan warga.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti maraknya penyebaran rekaman video lama yang disajikan seolah-olah kejadian baru.
Praktik manipulasi informasi ini dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu keresahan dan menyesatkan pandangan publik.
“Kebebasan berekspresi tetap dihormati, namun tidak boleh digunakan untuk memanipulasi fakta atau menyebarkan informasi yang menyesatkan,” tegas Dave Laksono, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Ia menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap perkembangan ruang digital.
Komisi I DPR RI mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital bersama platform terkait untuk memperkuat penanganan disinformasi.
Langkah ini harus disertai peningkatan literasi digital agar masyarakat terbiasa memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
“Ruang digital harus tetap menjadi ruang publik yang sehat, terpercaya, dan mendukung stabilitas serta kualitas demokrasi,” tambahnya.
Menurut Dave Laksono, pengawasan ketat terhadap arus informasi merupakan benteng utama dalam menjaga kondusivitas nasional di tengah pesatnya lalu lintas media sosial.



