
Intan Nurul Hikmah Dorong Peran Strategis Wakil Kepala Daerah Lewat Forum ASWAKADA 2026
Share your love
LKI Golkar – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya penguatan sinergi kepemimpinan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Tahun 2026 di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026 itu diikuti oleh para wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dengan mengusung tema “Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional”.
Menurut Intan, ASWAKADA memiliki peran penting sebagai forum nasional bagi para wakil kepala daerah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jaringan kerja sama, serta bertukar pengalaman dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Ia menilai tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, solid, dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Forum ASWAKADA ini menjadi ruang yang sangat baik bagi para wakil kepala daerah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi. Tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kepemimpinan yang adaptif, solid, dan mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Intan.
Ia menyebut berbagai materi dan diskusi dalam kegiatan tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tangerang agar semakin akuntabel, responsif, dan berorientasi pada hasil.
Intan juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperkuat hubungan kerja antara kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai satu kesatuan kepemimpinan.
Menurutnya, sinergi yang baik antara bupati dan wakil bupati akan menentukan efektivitas pelaksanaan program pembangunan agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai satu kesatuan kepemimpinan. Dengan sinergi yang baik, setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Dalam forum tersebut, Intan berharap hasil Bimtek ASWAKADA dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang memperkuat kedudukan dan efektivitas peran wakil kepala daerah dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan.
Ia juga menyoroti masukan dari narasumber Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, yang diharapkan dapat menjadi bahan penyusunan rekomendasi untuk dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri.
Sementara itu, Ketua ASWAKADA yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, H. Armuji, mengatakan forum tersebut hadir untuk memperkuat peran strategis wakil kepala daerah melalui kolaborasi, komunikasi, dan penyamaan visi bersama kepala daerah.
“ASWAKADA ini hadir sebagai wadah untuk memperkuat peran strategis wakil kepala daerah dalam mendukung pembangunan daerah melalui sinergi dan kolaborasi serta komunikasi untuk mewujudkan tercapainya visi dan misi daerah,” ungkap Armuji.
Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, juga menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan daerah merupakan hasil kerja bersama antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.
“Keberhasilan pemerintah daerah adalah keberhasilan bersama bupati dan wakil bupati maupun wali kota dan wakil wali kota. Semoga bimbingan teknis ini semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui forum ASWAKADA 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap terbangun jejaring antardaerah yang semakin kuat serta lahir inovasi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.



